BEKASI, DNC.co.id – Insiden tabrakan antara kereta api jarak jauh dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line terjadi pada Senin (27/4) malam di wilayah Bekasi. Peristiwa tersebut sontak mengejutkan masyarakat setelah sejumlah video amatir beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat rangkaian KRL Commuter Line, khususnya gerbong wanita, mengalami kerusakan cukup parah usai dihantam lokomotif kereta jarak jauh. Benturan keras menyebabkan bagian badan kereta ringsek dan memicu kepanikan di kalangan penumpang.
Video lain dari lokasi kejadian juga memperlihatkan proses evakuasi yang dilakukan oleh petugas bersama para penumpang.
Mereka bahu-membahu keluar dari rangkaian kereta untuk menyelamatkan diri. Sejumlah penumpang dilaporkan mengalami luka-luka akibat terjepit saat insiden berlangsung.
VP Corporate Secretary PT Kereta Commuter Indonesia, Karina Amanda, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih memprioritaskan penanganan di lapangan.
“Kami sedang fokus pada penanganan,” ujar Karina saat dikonfirmasi, Senin (27/4).
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan terjadi di area Stasiun Bekasi Timur. Hingga saat ini, belum terdapat keterangan resmi mengenai penyebab tabrakan maupun jumlah pasti korban dalam insiden tersebut.
Petugas gabungan masih terus melakukan penanganan dan pengamanan di lokasi guna memastikan keselamatan penumpang serta mempercepat proses evakuasi. (*)










